Rilis Berita : FEB UNWAHAS LAKUKAN KKL DI BALI


Dekan FEB Menyerahkan Cinderamata kepada narasumber

FEB UNWAHAS – Sebanyak 291 Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unwahas terdiri dari mahasiswa Indonesia dan mahasiswa asing melakukan kegiatan KKL atau Kuliah Kunjungan Lapangan, Senin (7/11/2022). Rombongan dipimpin langsung oleh Dekan FEB Unwahas, Dr. Hasan, SE., M.Sc dengan kunjungan pertama dilakukan di PT. Secret Garden Village Herborist, Bali dan dilanjutkan ke BUMDA Desa Kutuh, Bali. Kegiatan berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 7 – 11 November 2022.

Ketua panitia Rosida Ayuningtyas, SE., M.EK menjelaskan maksud dari kuliah kunjungan lapangan kali ini agar mahasiswa mampu mengkomparasikan antara teori yang dipelajari dengan proses riil dunia kerja. “Maksud dan tujuan kami agar mahasiswa mampu mengaplikasikan ketrampilan dan keahlian sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari.” Ujarnya.

Rosida menambahkan kegiatan KKL yang dilakukan agar mahasiswa juga memahami problem-problem usaha serta memahami problem solving serta strategi bisnis yang dilakukan agar bisnisnya mengalami perkembangan. “tentu banyak problem yang dihadapi oleh sebuah usaha, maka mahasiswa sangat perlu memahami problem solving dan strategi yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk menyelamatkan bisnisnya” Imbuhnya.

Dalam kunjungan ke PT Secret Garden Village Herborist, Bali, mahasiswa dijelaskan tentang proses produksi mulai dari pemilihan bahan, alat-alat yang digunakan, produksi produk, kemasan sampai produk bisa dipasarkan. Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya serta melihat langsung proses produksinya. Dalam sambutannya, Dekan FEB Unwahas Dr. Hasan, SE., M.Sc mengatakan bahwa mahasiswa bisa mengadopsi strategi-strategi yang dilakukan oleh perusahaan saat mereka memulai bisnis. “Mahasiswa bisa mengamati kemudian meniru lalu memodifikasi strategi-strategi yang dilakukan oleh perusahaan dan diaplikasikan dalam riil usaha bisnis mereka nantinya. ” Ujarnya

Dihari berikutnya, kegiatan dilanjutkan ke Desa Kutuh, Bali. Salah satu dari ratusan Desa Wisata yang berkembang di wilayah Provinsi Bali.  Berlokasi di Kaki Pulau Bali, tepatnya Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung. Desa Wisata Kutuh (Pandawa Kutuh Bali) berada pada jarak 25 Km dari Pusat Pemerintahan Provinsi Bali, 15 km dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, 7 Km dari Kawasan Wisata ITDC Nusa Dua, dan hanya 5 Km dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Rombongan diterima langsung oleh Kepala Desa Kutuh. Dalam paparannya, Kepada desa kutuh menjelaskan tentang awal mula desa kutuh menjadi desa wisata. Masyarakat melihat potensi pantai di desa kutuh yang bisa disulap menjadi pantai terindah di Bali. Namun potensi tersebut terhalang oleh tebing yang Panjang. Akhirnya dengan usaha dan semangat warga, tebing tersebut di belah untuk dijadikan jalan menuju pantai. Pantai yang awalnya bernama pantai melasti kemudian diganti nama menjadi pantai pandawa. Terinspirasi oleh ketokohan Pandawa lima. Di sela-sela kegiatan KKL, rombongan juga dihibur perform Tari Kecak dan tari Barong oleh seniman Bali. Kegiatan selama 5 hari ditutup dengan membawa sejuta kenangan indah dan transfer knowledge dari ahlinya ahli . GMU



List Berita Fakultas